Skip to main content

Internet Bisa Merusak Masa Depan Pelajar & Mahasiswa

Internet Bisa Merusak Masa Depan Pelajar & Mahasiswa  - Perangkat komunikasi mobile telah menjadi alat tak terpisahkan bagi pelajar, utamanya bagi para pelajar usia remaja, contohnya mahasiswa. Kebanyakan dari mereka tidak menyadari  jika smartphone dan internet bisa rusak masa depan mereka.

Menurut artikel ilmiah yang dipublikasikan oleh Universitas Michigan (MSU), Amerika Serikat, penggunaan internet secara sembarangan bisa membahayakan kehidupan akademik mahasiswa, bahkan untuk mereka yang tergolong cerdas sekalipun.

Peneliti dari MSU menambahkan jika secerdas apapun mahasiswa, mereka terbukti tidak mampu memecah perhatian dengan baik saat melakukan banyak tugas dalam satu waktu atau multitasking saat menggunakan internet.


Berlaku Bagi Mahasiswa Cerdas juga
Meskipun juga diketahui jika mahasiswa yang lebih cerdas mampu memisahkan perhatian ke penjelasan dosen dan laptop mereka, hasil dari ujian membuktikan jika penggunaan internet untuk kegiatan non akademis bisa menurunkan nilai baik mahasiswa yang tergolong cerdas dan yang tidak.

Kegiatan-kegiatan non akademis yang sering dilakukan mahasiswa termasuk membaca berita, mengirim email, dan chatting di jejaring sosial dianggap sebagai biang keladi kegagalan mereka di beberapa mata kuliah.

Salah satu profesor psikologi MSU, Susan Ravizza, mengungkapkan jika larangan membawa smartphone dan tablet ke dalam kelas tidak akan menyelesaikan masalah ini. Mahasiswa masih sering ketahuan 'curi-curi' mengakses internet menggunakan laptop untuk keperluan lain saat kuliah berlangsung.

Oleh sebab itu, Erik Anger yang merupakan profesor dari Universitas George Mason lebih setuju jika mahasiswa kembali menggunakan pulpen dan buku tulis biasa untuk mencatat saat berada dalam kelas.

"Saya bisa tau saat seorang mahasiswa tengah menonton video lucu lewat laptop mereka. Hal itu juga merusak konsentrasi mahasiswa lain disekitarnya. Padahal mereka datang ke tempat ini untuk belajar," tambah Anger.


Comments

Popular posts from this blog

Takut Pembajakan, Google Glass Dilarang di Bioskop

Takut Pembajakan, Google Glass Dilarang di Bioskop - Google Glass, perangkat buatan perusahaan raksasa mesin pencari yang berkantor pusat di Mountain View kabarnya dilarang untuk digunakan di sebagian wilayah AS. Di negara asalnya sendiri, Glass  dilarang dipakai karena bisa meningkatkan pembajakan film atau menyuburkan 'piracy'. Jaringan sinema atau bioskop di AS melarang pengunjung memakai Google Glass ke dalam bioskop. Seperti diketahui, Glass dilengkapi kamera yang bisa mengambil gambar dan video dalam resolusi HD 720p. Bila pengunjung memakai Glass ke dalam ruang sinema, kemungkinan terjadi aktivitas merekam tayangan film adalah sebuah pelanggaran. Jaringan sinema Alamo Drafthouse di AS, yang memiliki lokasi di Colorado, Michigan, Missouri, Texas, Virginia dan California ialah yang pertama yang melarang penggunaan Glass di bioskop. Keputusan pelarangan Glass oleh Alamo Drafthouse dilakukan menyusul kejadian yang menimpa pria asal Ohio pada Januari 2014 yang men...

Diganggu Saat Bermain Xbox, Ayah Bunuh Bayinya

Diganggu Saat Bermain Xbox, Ayah Bunuh Bayinya - Seorang ayah tega membekap anaknya yang masih berusia 16 bulan hingga tewas demi memuaskan hasratnya untuk terus bermain video game. Perlakuan sadis Cody Wygant (24) itu dikarenakan  dia terganggu oleh tangisan bayinya, saat tengah asyik bermain game dengan konsol Xbox miliknya. Wygant membekap anaknya dengan cara meletakkan tangan di atas mulut, dan hidungnya selama tiga sampai empat menit. Sang anak pun tampak lemah dan lesu setelah itu. Saat tangisan anaknya mereda , Wygant menaruhnya di pagar pengaman bermain anak, lalu menutup kepala hingga kakinya dengan beberapa lapis selimut sampai bayi itu tak bisa bernapas. Sesudah bermain game , ia lalu menonton televisi selama kurang lebih lima jam. Setelah itu barulah ia mengecek kondisi anaknya. Tak disangka ternyata bayi malang itu sudah tidak bernapas lagi. Bahkan badannya sudah membiru. Kepada penyidik, Wygant mengaku tidak bermaksud membunuh anaknya dan hanya berusah...

Hati-hati Kloning Flappy Bird Mengandung Virus

Hati-hati Kloning Flappy Bird Mengandung Virus   - Game Flappy Bird yang berada pada platform App Store dan Goolge Play dikabarkan mengandung malware. Hampir 80 persen atau sekira 238 klon (tiruan/palsu) dari Flappy Bird di pasar aplikasi  tersebut mengandung virus. Kabar ini diberikan melalui data dari McAfee Labs berdasarkan threat report terbaru mereka. Analis mengatakan, mereka sudah mengetahui kecenderungan untuk klon game ini mengandung  malware, tetapi lingkup masalahnya belum terlalu jelas. Menurut laporan dari Threat report itu, perilaku yang paling umum jika sebuah aplikasi terinfeksi malware adalah aplikasi tersebut akan membuat panggilan tanpa izin penggunanya, lalu mengirim dan menerima pesan teks yang tidak diinginkan, bahkan melakukan pelacakan lokasi dengan sendirinya. Dalam beberapa situasi, malware akan sangat efektif untuk merusak data bahkan membahayakan pengguna karena hacker bisa mendapatkan akses yang lengkap pada perangkatnya. Sehin...