Skip to main content

Disclaimer

Disclaimer for Phiovie - Blog Serba Serbi Teknologi

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at Contact Us.

Disclaimers for http://phiovie.blogspot.co.id:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. http://phiovie.blogspot.co.id does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (http://phiovie.blogspot.co.id), is strictly at your own risk. http://phiovie.blogspot.co.id will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 18th, 2017
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.


Comments

Popular posts from this blog

Takut Pembajakan, Google Glass Dilarang di Bioskop

Takut Pembajakan, Google Glass Dilarang di Bioskop - Google Glass, perangkat buatan perusahaan raksasa mesin pencari yang berkantor pusat di Mountain View kabarnya dilarang untuk digunakan di sebagian wilayah AS. Di negara asalnya sendiri, Glass  dilarang dipakai karena bisa meningkatkan pembajakan film atau menyuburkan 'piracy'. Jaringan sinema atau bioskop di AS melarang pengunjung memakai Google Glass ke dalam bioskop. Seperti diketahui, Glass dilengkapi kamera yang bisa mengambil gambar dan video dalam resolusi HD 720p. Bila pengunjung memakai Glass ke dalam ruang sinema, kemungkinan terjadi aktivitas merekam tayangan film adalah sebuah pelanggaran. Jaringan sinema Alamo Drafthouse di AS, yang memiliki lokasi di Colorado, Michigan, Missouri, Texas, Virginia dan California ialah yang pertama yang melarang penggunaan Glass di bioskop. Keputusan pelarangan Glass oleh Alamo Drafthouse dilakukan menyusul kejadian yang menimpa pria asal Ohio pada Januari 2014 yang men...

Diganggu Saat Bermain Xbox, Ayah Bunuh Bayinya

Diganggu Saat Bermain Xbox, Ayah Bunuh Bayinya - Seorang ayah tega membekap anaknya yang masih berusia 16 bulan hingga tewas demi memuaskan hasratnya untuk terus bermain video game. Perlakuan sadis Cody Wygant (24) itu dikarenakan  dia terganggu oleh tangisan bayinya, saat tengah asyik bermain game dengan konsol Xbox miliknya. Wygant membekap anaknya dengan cara meletakkan tangan di atas mulut, dan hidungnya selama tiga sampai empat menit. Sang anak pun tampak lemah dan lesu setelah itu. Saat tangisan anaknya mereda , Wygant menaruhnya di pagar pengaman bermain anak, lalu menutup kepala hingga kakinya dengan beberapa lapis selimut sampai bayi itu tak bisa bernapas. Sesudah bermain game , ia lalu menonton televisi selama kurang lebih lima jam. Setelah itu barulah ia mengecek kondisi anaknya. Tak disangka ternyata bayi malang itu sudah tidak bernapas lagi. Bahkan badannya sudah membiru. Kepada penyidik, Wygant mengaku tidak bermaksud membunuh anaknya dan hanya berusah...

Hati-hati Kloning Flappy Bird Mengandung Virus

Hati-hati Kloning Flappy Bird Mengandung Virus   - Game Flappy Bird yang berada pada platform App Store dan Goolge Play dikabarkan mengandung malware. Hampir 80 persen atau sekira 238 klon (tiruan/palsu) dari Flappy Bird di pasar aplikasi  tersebut mengandung virus. Kabar ini diberikan melalui data dari McAfee Labs berdasarkan threat report terbaru mereka. Analis mengatakan, mereka sudah mengetahui kecenderungan untuk klon game ini mengandung  malware, tetapi lingkup masalahnya belum terlalu jelas. Menurut laporan dari Threat report itu, perilaku yang paling umum jika sebuah aplikasi terinfeksi malware adalah aplikasi tersebut akan membuat panggilan tanpa izin penggunanya, lalu mengirim dan menerima pesan teks yang tidak diinginkan, bahkan melakukan pelacakan lokasi dengan sendirinya. Dalam beberapa situasi, malware akan sangat efektif untuk merusak data bahkan membahayakan pengguna karena hacker bisa mendapatkan akses yang lengkap pada perangkatnya. Sehin...