Skip to main content

Laporan Ungkap Angry Birds Mulai Ditinggalkan?

Laporan Ungkap Angry Birds Mulai Ditinggalkan? - Pencipta game populer Angry Birds, Rovio, merilis laporan keuangan tahunannya dan mengalami kerugian hingga 50 persen. Kerugian Rovio yang anjlok separuh ini, apakah karena gamer tak lagi  berminat bermain Angry Birds?

Rovio mengungkapkan laporan keuangan yang sebenarnya tak mengalami kenaikan atau penurunan pada pendapatan. Total pendapatan perusahaan pada di akhir 2013 terlihat stagnan dengan pendapatan pada akhir 2012 silam. Namun laba dari game Angry Bird terjun setengahnya.

Selain itu, pangsa pasar saham Angry Birds juga menurun 2 persen dari tahun ke tahun. Dalam laporannya Rovio pun enggan mengungkap berapa jumlah pemain game Angry Birds per bulannya. Ini berbeda dengan tahun lalu di mana Rovio pede menyebutkan jumlah para gamer Angry Birds. Disinyalir para pemain game Angry Birds mulai berkaburan.


Yang membuat pendapatan keuangan game Angry Birds stagnan adalah dikarenakan Rovio sudah menghabiskan cukup banyak uang untuk memproduksi game seri terbaru seperti Angry Birds Go! Dan Angry Birds Epic dengan game play yang berbeda dari sebelumnya.

Berdasarkan analisa pengamat, menurunnya laba Angry Birds dikarenakan pola pembayaran dari game yang diterapkan berbeda dari sebelumnya. Selain itu, Angry Birds juga dinilai kalah pamor dengan game-game baru seperti Flappy Bird, Temple Run, Subway Surf, Cut The Rope, dan game populer lainnya.


Comments

Popular posts from this blog

Takut Pembajakan, Google Glass Dilarang di Bioskop

Takut Pembajakan, Google Glass Dilarang di Bioskop - Google Glass, perangkat buatan perusahaan raksasa mesin pencari yang berkantor pusat di Mountain View kabarnya dilarang untuk digunakan di sebagian wilayah AS. Di negara asalnya sendiri, Glass  dilarang dipakai karena bisa meningkatkan pembajakan film atau menyuburkan 'piracy'. Jaringan sinema atau bioskop di AS melarang pengunjung memakai Google Glass ke dalam bioskop. Seperti diketahui, Glass dilengkapi kamera yang bisa mengambil gambar dan video dalam resolusi HD 720p. Bila pengunjung memakai Glass ke dalam ruang sinema, kemungkinan terjadi aktivitas merekam tayangan film adalah sebuah pelanggaran. Jaringan sinema Alamo Drafthouse di AS, yang memiliki lokasi di Colorado, Michigan, Missouri, Texas, Virginia dan California ialah yang pertama yang melarang penggunaan Glass di bioskop. Keputusan pelarangan Glass oleh Alamo Drafthouse dilakukan menyusul kejadian yang menimpa pria asal Ohio pada Januari 2014 yang men...

Diganggu Saat Bermain Xbox, Ayah Bunuh Bayinya

Diganggu Saat Bermain Xbox, Ayah Bunuh Bayinya - Seorang ayah tega membekap anaknya yang masih berusia 16 bulan hingga tewas demi memuaskan hasratnya untuk terus bermain video game. Perlakuan sadis Cody Wygant (24) itu dikarenakan  dia terganggu oleh tangisan bayinya, saat tengah asyik bermain game dengan konsol Xbox miliknya. Wygant membekap anaknya dengan cara meletakkan tangan di atas mulut, dan hidungnya selama tiga sampai empat menit. Sang anak pun tampak lemah dan lesu setelah itu. Saat tangisan anaknya mereda , Wygant menaruhnya di pagar pengaman bermain anak, lalu menutup kepala hingga kakinya dengan beberapa lapis selimut sampai bayi itu tak bisa bernapas. Sesudah bermain game , ia lalu menonton televisi selama kurang lebih lima jam. Setelah itu barulah ia mengecek kondisi anaknya. Tak disangka ternyata bayi malang itu sudah tidak bernapas lagi. Bahkan badannya sudah membiru. Kepada penyidik, Wygant mengaku tidak bermaksud membunuh anaknya dan hanya berusah...

Hati-hati Kloning Flappy Bird Mengandung Virus

Hati-hati Kloning Flappy Bird Mengandung Virus   - Game Flappy Bird yang berada pada platform App Store dan Goolge Play dikabarkan mengandung malware. Hampir 80 persen atau sekira 238 klon (tiruan/palsu) dari Flappy Bird di pasar aplikasi  tersebut mengandung virus. Kabar ini diberikan melalui data dari McAfee Labs berdasarkan threat report terbaru mereka. Analis mengatakan, mereka sudah mengetahui kecenderungan untuk klon game ini mengandung  malware, tetapi lingkup masalahnya belum terlalu jelas. Menurut laporan dari Threat report itu, perilaku yang paling umum jika sebuah aplikasi terinfeksi malware adalah aplikasi tersebut akan membuat panggilan tanpa izin penggunanya, lalu mengirim dan menerima pesan teks yang tidak diinginkan, bahkan melakukan pelacakan lokasi dengan sendirinya. Dalam beberapa situasi, malware akan sangat efektif untuk merusak data bahkan membahayakan pengguna karena hacker bisa mendapatkan akses yang lengkap pada perangkatnya. Sehin...